Ketika Tuhan Memanggil Namamu dari Dalam Kubur

1.Ucapan Selamat Hari Minggu  dan Refleksi Sabda

Selamat Hari Minggu, Sahabat Sabda dan Pena yang terkasih dalam Kristus. Hari ini Tuhan tidak hanya berbicara… Ia memanggil kita keluar dari kubur kehidupan kita sendiri.Mungkin kita masih hidup… tetapi hati kita lelah. Masih berjalan… tetapi jiwa kita kosong. Masih tersenyum… tetapi di dalam, ada yang sudah lama “mati”. Dan hari ini, Tuhan berkata: “Keluarlah!”

2. Kutipan Sabda

 Kutipan Sabda Hari Ini pada hari minggu Prapaskah V/A diambil dari: Yehezkiel 37:12-14

“Aku akan membuka kubur-kuburmu dan membangkitkan kamu dari dalamnya…” Roma 8:11

“Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana…” Yohanes 11:25 “Akulah kebangkitan dan hidup…”

3.Tema Refleksi

Tema refleksi pada hari ini, Minggu, 22 Maret 2026, adalah Ketika Tuhan Memanggil Namamu dari Dalam Kubur.

4. Refleksi

Saudara-saudari terkasih dalam Kristus, Kisah Lazarus bukan hanya tentang orang mati yang hidup kembali. Ini adalah kisah tentang kita. Tentang bagian hidup kita yang diam-diam sudah mati, harapan yang pernah kita kubur, cinta yang kita biarkan dingin, iman yang perlahan kita tinggalkan.

Dan yang paling menyentuh hari ini… adalah bahwa Yesus tidak langsung membuat mukjizat. Ia datang… melihat… dan menangis. Air mata Yesus adalah tanda Tuhan tidak pernah jauh dari penderitaan kita. Ia tidak hanya menyembuhkan… Ia ikut merasakan.

Marta berkata: “Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini…” Kalimat itu mungkin juga doa kita. “Tuhan, kalau Engkau ada… hidupku tidak akan seperti ini.” “Tuhan, kalau Engkau datang lebih cepat… semuanya tidak akan hancur.” Tetapi hari ini kita belajar satu hal, yaitu Tuhan tidak pernah terlambat. Ia datang bukan hanya untuk mencegah kematian, tetapi untuk menunjukkan bahwa bahkan dari kematian pun, Ia bisa menghadirkan hidup.

Dan di depan kubur Lazarus, Yesus berseru: “Lazarus, keluarlah!” Bayangkan itu… Suara Tuhan menembus kegelapan, menembus bau kematian, menembus keputusasaan yang sudah dianggap selesai. Dan Lazarus… keluar. Masih terikat kain kafan, masih belum sempurna bebas, tetapi ia hidup kembali.

Saudara-saudari terkasih dalam Kristus, inilah kabar sukacita hari ini, yaitu  Tuhan tidak menunggu kita sempurna untuk membangkitkan kita.  Ia memanggil kita bahkan saat kita masih terikat. Namun ada satu hal yang sangat penting… Sebelum Lazarus keluar, Yesus berkata: “Gulingkan batu itu.” Artinya: Ada bagian yang harus kita lakukan.

Batu itu mungkin adalah: ego yang kita pertahankan sampai saat ini, dosa yang kita sembunyikan,

luka yang kita pelihara, atau ketakutan untuk berubah. Selama batu itu tetap di sana… kita tetap terkurung.

Hari ini Tuhan tidak hanya berkata: “Aku akan membangkitkanmu.” Tetapi juga berkata:  “Maukah engkau membuka dirimu?” Dan ketika kita berani menggulingkan batu itu… maka kita akan mendengar suara yang sama: “Keluarlah!”

5. Pertanyaan Refleksi

Di bagian mana hidupku aku merasa “sudah mati”? Batu apa yang selama ini aku pertahankan? Apakah aku siap mendengar dan menanggapi panggilan Tuhan: “Keluarlah!”?

6. Doa

Tuhan Yesus, Engkau yang menangis bersama kami, Engkau yang memanggil kami keluar dari kematian. Masuklah ke dalam kubur hidupku,  tempat di mana aku kehilangan harapan, tempat di mana aku berhenti percaya. Panggillah namaku, ya Tuhan… dan beri aku keberanian untuk keluar. Ajar aku menggulingkan batu-batu dalam hidupku, agar aku sungguh hidup kembali di dalam-Mu. Amin.

7. Berkat Perutusan

Pergilah hari ini dengan satu keyakinan: tidak ada kubur yang terlalu gelap bagi Tuhan. Semoga Allah yang membangkitkan, membangkitkan juga hidupmu. Dalam nama Bapa  dan Putra  dan Roh Kudus. Amin.

Selamat Hari Minggu, sahabatku terkasih.Jika hari ini Tuhan memanggil… jangan tinggal dalam kuburmu. Keluar… dan hiduplah. Doa dariku dan berkat Tuhan menyertaimu, kita sekalian. Sahabat Setiamu Romo John Subani,Pr.

2 komentar untuk “Ketika Tuhan Memanggil Namamu dari Dalam Kubur”

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *