Ditarik oleh Kasih, Dihidupi oleh Kristus

UCAPAN SELAMAT PAGI & REFLEKSI SABDA

1. Ucapan Selamat Pagi

Selamat pagi, Sahabat Sabda dan Pena yang terkasih dalam Kristus. Semoga pagi ini Tuhan menyapa hati kita dengan kasih-Nya yang lembut, yang menuntun, dan yang tidak pernah meninggalkan kita.

2.Kutipan Sabda

Kutipan Sabda Tuhan hari ini diambil dari  Injil Yohanes 6:44–51:

 “Tidak ada seorang pun dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku… Akulah roti hidup. Barangsiapa makan roti ini, ia akan hidup selama-lamanya.”

3.Tema Refleksi

Tema reflekssi hari ini Kamis 23 April 2026 adalah Ditarik oleh Kasih, Dihidupi oleh Kristus

4. Refleksi

Ada saat-saat dalam hidup ketika kita merasa mencari Tuhan. Kita berdoa, kita datang ke gereja, kita berusaha hidup baik. Tetapi Sabda hari ini mengingatkan sesuatu yang lebih dalam: bukan pertama-tama kita yang mencari Tuhan, melainkan Tuhanlah yang lebih dahulu menarik kita kepada-Nya.

Seperti seorang Bapa yang memanggil anaknya dengan penuh kasih, demikianlah Tuhan bekerja dalam hidup kita diam-diam, tetapi pasti. Mungkin melalui pengalaman hidup, melalui luka, melalui kegagalan, atau bahkan melalui kerinduan yang tidak kita mengerti. Semua itu adalah cara Tuhan menarik kita mendekat kepada-Nya.

Dan ketika kita datang kepada-Nya, Yesus tidak hanya memberi ajaran. Ia memberikan diri-Nya sendiri. Ia berkata: “Akulah roti hidup.” Artinya, Yesus bukan sekadar jawaban, tetapi makanan bagi jiwa kita. Tanpa Dia, hati kita tetap lapar, walaupun dunia menawarkan banyak hal.

Sering kali kita mengisi hidup dengan hal-hal yang cepat memuaskan, tetapi tidak bertahan lama. Kita mencari pengakuan, kenyamanan, kesenangan, namun tetap ada ruang kosong dalam hati. Sabda hari ini mengajak kita untuk jujur: apa yang sebenarnya mengenyangkan jiwaku?

Yesus menawarkan sesuatu yang berbeda: hidup yang tidak habis, kasih yang tidak pudar, dan kehadiran yang tidak pernah meninggalkan. Ia adalah roti yang turun dari surga—roti yang memberi kekuatan untuk berjalan, untuk bertahan, dan untuk tetap setia, bahkan di tengah kesulitan.

Maka pagi ini, jangan takut jika hidup terasa berat. Mungkin justru dalam berat itulah Tuhan sedang menarik kita lebih dekat. Jangan menolak tarikan kasih-Nya. Datanglah kepada-Nya. Terimalah Dia. Biarkan Dia menghidupi hati kita. Pertanyaan Refleksi: Apakah aku menyadari bahwa Tuhan sedang menarikku kepada-Nya melalui pengalaman hidupku saat ini?

5.Tugas Perutusan

Tugas perutusan hari ini: Luangkan waktu sejenak hari ini untuk berdoa dengan tenang dan berkata: “Tuhan, aku datang kepada-Mu. Jadilah roti yang mengenyangkan jiwaku.”

6. Doa

Tuhan Yesus, Engkaulah roti hidup yang turun dari surga. Sering kali aku mencari kepuasan di luar Engkau, tetapi hatiku tetap kosong. Tariklah aku selalu kepada-Mu, ya Bapa, agar aku tidak tersesat dalam keinginan duniawi. Tinggallah dalam hatiku, dan penuhilah jiwaku dengan kasih-Mu yang sejati.Amin.

7.Berkat

 Semoga Tuhan memberkati langkahmu hari ini, menarik hatimu semakin dekat kepada-Nya, dan memenuhi hidupmu dengan damai dan kekuatan. Dalam nama Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus. Amin. Doaku dan berkat untukmu semua, Sahabatku, dari Sahabat Setiamu, Romo John Subani, Pr.

2 komentar untuk “Ditarik oleh Kasih, Dihidupi oleh Kristus”

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *