Di Kaki Salib, Tuhan Tidak Pernah Meninggalkanmu

UCAPAN SELAMAT PAGI & REFLEKSI SABDA

1. Ucapan Selamat Pagi

Selamat pagi, Sahabat Sabda dan Pena yang terkasih dalam Kristus.

Hari ini Tuhan kembali membangunkan kita dengan kasih-Nya yang lembut. Mungkin ada hati yang sedang terluka, ada air mata yang disembunyikan, ada rasa kecewa yang tidak bisa diceritakan kepada siapa pun. Tetapi pagi ini Tuhan mengingatkan kita: di kaki salib pun kasih tidak pernah berhenti. Bahkan ketika hidup terasa paling gelap, Tuhan tetap tinggal bersama kita.

2. Kutipan Sabda

Kutipan Sabda hari ini diambil dari Injil Yohanes 19:25-34.

“Sesudah itu Ia berkata kepada murid-Nya: ‘Inilah ibumu!’ Dan sejak saat itu murid itu menerima dia di dalam rumahnya.” (Yohanes 19:27)

3. Tema Refleksi

Tema refleksi hari ini, Senin, 25 Mei 2026 adalah: Di Kaki Salib, Tuhan Tidak Pernah Meninggalkanmu

4. Refleksi

Sahabatku terkasih dalam Kristus,

Injil hari ini membawa kita berdiri di bawah salib Yesus. Tempat yang penuh luka, air mata, penderitaan, dan kesunyian. Tetapi justru di tempat paling menyakitkan itu, Yesus masih memikirkan orang-orang yang Ia kasihi. Ia melihat Maria, ibu-Nya. Ia melihat murid yang dikasihi-Nya. Dan di tengah penderitaan-Nya sendiri, Yesus tetap mengasihi, tetap memperhatikan, tetap menyerahkan ibu-Nya kepada murid-Nya.

Kadang dalam hidup, kita merasa Tuhan jauh ketika kita menderita. Saat doa terasa sepi. Saat usaha tidak dihargai. Saat orang yang kita cintai meninggalkan kita. Saat hidup tidak berjalan seperti yang kita harapkan. Tetapi Injil hari ini menunjukkan sesuatu yang sangat indah: Tuhan tidak pernah meninggalkan kita, bahkan di kaki salib kehidupan kita.

Dari lambung Yesus mengalir darah dan air. Itu bukan hanya tanda penderitaan, tetapi tanda kasih yang terus menghidupkan dunia. Tuhan tidak hanya mati untuk manusia. Tuhan juga membuka hati-Nya untuk manusia. Artinya, tidak ada luka hidup kita yang terlalu dalam untuk disentuh kasih Tuhan.

Sahabatku, mungkin hari ini ada salib yang sedang kamu pikul diam-diam. Jangan menyerah. Jangan merasa sendirian. Karena di bawah salibmu, Tuhan masih berdiri dekat. Maria juga tetap menemanimu sebagai ibu yang tidak pernah meninggalkan anak-anaknya. Pertanyaan Refleksi: Apakah aku masih percaya bahwa Tuhan tetap hadir, bahkan ketika hidupku sedang berada di bawah salib?

5. Tugas Perutusan Hari Ini

Hari ini, cobalah menguatkan satu orang yang sedang terluka atau sedih. Jadilah tanda kehadiran Tuhan bagi mereka yang hampir menyerah.

6. Doa

Tuhan Yesus, di kaki salib-Mu aku belajar bahwa kasih sejati tidak pernah meninggalkan. Ketika aku lemah, takut, dan terluka, peluklah hatiku dengan kasih-Mu. Ajarlah aku tetap percaya bahwa Engkau selalu hadir dalam setiap penderitaanku. Bersama Bunda Maria, tuntunlah aku tetap setia berjalan bersama-Mu. Amin.

7. Berkat

Semoga Tuhan memberkati Saudara sekalian: Dalam nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus. Amin.

Doaku dan berkat untukmu semua, Sahabatku, dari Sahabat Setiamu, Romo John Subani, Pr.

#SabdaHariIni

#InjilHariIni

#RenunganPagiKatolik

#SelamatPagiDalamTuhan

#HidupDalamSabda

#EvangelisasiDigital

#KatolikIndonesia

#PencerahanDariTimor

#SabdaUntukDunia

#ImanYangHidup

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *