Bangkit dari Luka yang Terlalu Lama Kita Pelihara

1. Ucapan Selamat Pagi dan Refleksi Sabda

Selamat pagi, Sahabat Sabda dan Pena yang terkasih dalam Kristus.  Hari ini Tuhan tidak pertama-tama memberi nasihat panjang. Ia hanya mengajukan satu pertanyaan yang mengguncang hati manusia. Jika Yesus datang kepadamu pagi ini dan bertanya satu pertanyaan saja: “Apakah engkau sungguh mau sembuh?” Apa jawabanmu?

2. Kutipan Sabda

 Kutipan Sabda Hari Ini diambil dari Yohanes 5:6

 “Ketika Yesus melihat orang itu terbaring di situ dan karena Ia tahu bahwa ia telah lama dalam keadaan itu, berkatalah Ia kepadanya: ‘Maukah engkau sembuh?”

3. Tema Refleksi

Tema Refleksi hari ini, Selasa, 17 Maret 2026, adalah Bangkit dari Luka yang Terlalu Lama Kita Pelihara.

4. Refleksi

Sahabat terkasih dalam Kasih Kristus, Injil hari ini menceritakan seorang yang lumpuh selama tiga puluh delapan tahun di kolam Betesda. Bayangkan: 38 tahun menunggu. 38 tahun berharap. 38 tahun merasa tidak berdaya. Ia hidup dalam situasi yang sama begitu lama sampai ia hampir menyerah pada keadaan.

Ketika Yesus datang, Ia tidak langsung membuat mukjizat. Ia terlebih dahulu mengajukan pertanyaan: “Maukah engkau sembuh?” Mengapa Yesus bertanya demikian? Karena terkadang manusia terlalu lama tinggal dalam lukanya, sampai luka itu terasa seperti rumah yang nyaman. Ada orang yang hidup bertahun-tahun dalam: luka masa lalu, kebencian terhadap seseorang, rasa gagal yang tidak selesai, atau kebiasaan yang merusak hidup.

Lalu kita berkata: “Memang hidup saya begini.” “Memang saya tidak bisa berubah.” Tetapi Yesus tidak pernah menerima keputusasaan seperti itu. Yesus berkata:  “Bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalanlah.” Mukjizat terjadi ketika seseorang berani bangkit dari keadaan yang selama ini mengikatnya. Kadang yang menghalangi kesembuhan kita bukan kekurangan rahmat Tuhan, tetapi ketakutan kita untuk berubah.Hari ini Yesus berdiri di depan kita dan bertanya lagi: “Apakah engkau sungguh mau sembuh?”Jika jawabannya ya, maka rahmat Tuhan akan membuka jalan yang tidak pernah kita bayangkan.

5. Tugas Perutusan Hari Ini

Hari ini lakukan satu langkah kecil untuk bangkit dari sesuatu yang selama ini menahanmu. Maafkan seseorang. Lepaskan satu kebiasaan buruk. Mulai kembali doa yang sempat berhenti. Karena mukjizat sering dimulai dari keputusan kecil untuk bangkit.

6. Doa

Tuhan Yesus yang penuh belas kasih, Engkau melihat luka-luka yang kami sembunyikan dalam hati. Sering kali kami terlalu lama tinggal dalam luka itu. Hari ini kami ingin menjawab pertanyaan-Mu: Ya Tuhan, kami mau sembuh. Sembuhkan hati kami dari kepahitan, bangkitkan kami dari keputusasaan, dan tuntun kami berjalan dalam terang kasih-Mu. Amin.

7. Berkat Perutusan

Semoga Tuhan menyertai langkahmu hari ini, memberi keberanian untuk bangkit dan hidup dalam harapan. Dalam nama Bapa  dan Putra  dan Roh Kudus . Amin.

Tetap semangat dalam doa dan berkat dari sahabat setiamu untukmu semua.

Romo John Subani, Pr.

2 komentar untuk “Bangkit dari Luka yang Terlalu Lama Kita Pelihara”

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *