Berani Hidup dalam Kebenaran, Meski Tidak Dipahami

1.Ucapan Selamat Pagi dan Refleksi Sabda

Selamat pagi untuk Sahabat Sabda dan Pena yang terkasih dalam Kristus.Berkah dan damai Tuhan menyertai langkahmu hari ini

2.Kutipan Sabda

 Kutipan Sabda Hari Ini diambil dari Injil  Yohanes 7:1-2.10.25-30

“Yesus berkata: Aku tidak datang dari diri-Ku sendiri, tetapi Dia yang mengutus Aku adalah benar; kamu tidak mengenal Dia, tetapi Aku mengenal Dia, sebab Aku datang dari Dia dan Dialah yang mengutus Aku.”

3.Tema Refleksi

 Tema Refleksi Hari ini Jumat, 20 Maret 2026 adalah “Berani Hidup dalam Kebenaran, Meski Tidak Dipahami”

4. Refleksi

Pernahkah kita merasa disalahpahami? Sudah berbuat baik… tetapi justru dicurigai. Sudah berkata jujur… tetapi malah ditolak. Yesus sendiri mengalami hal itu. Ia datang membawa kebenaran, tetapi orang-orang tidak mengenal-Nya. Bahkan mereka meragukan asal-usul-Nya, menolak-Nya, dan ingin menangkap-Nya. Mengapa? Karena kebenaran sering kali tidak nyaman. Kebenaran mengguncang zona aman manusia.

Yesus tidak mundur. Ia tetap berjalan dalam misi-Nya, karena Ia tahu: Ia datang dari Bapa dan kembali kepada Bapa. Di sinilah kita belajar: hidup benar bukan berarti selalu diterima. Kadang justru kita akan disalahpahami, ditolak, bahkan disingkirkan. Namun pertanyaannya bukan:

“Apakah semua orang mengerti saya?” Tetapi: “Apakah saya setia pada kebenaran Tuhan?” Sering kali kita ingin dihargai semua orang, sehingga kita mulai: menyesuaikan diri dengan arus, menyembunyikan iman, bahkan mengorbankan kebenaran.

Padahal, hidup Kristen bukan soal populer, tetapi soal setia. Karena itu, hari ini Tuhan mengajak kita: tetap jujur, walau tidak mudah. Tetap benar, walau tidak popular. Tetap setia, walau sendirian

Sebab pada akhirnya, yang terpenting bukan penilaian manusia, melainkan kesetiaan kita di hadapan Allah.

5. Tugas Perutusan Hari Ini

Beranilah melakukan satu kebenaran hari ini meskipun kecil dan mungkin tidak dihargai orang lain.

6. Doa

Tuhan Yesus, Engkau tetap setia pada kebenaran meski ditolak. Ajarlah aku untuk berani hidup jujur dan setia, bukan mencari pujian manusia, tetapi kehendak-Mu. Kuatkan aku ketika aku disalahpahami, dan teguhkan langkahku dalam terang kebenaran-Mu. Amin.

7. Berkat Perutusan

Semoga Tuhan memberkati langkahmu hari ini, meneguhkan hatimu dalam kebenaran, dan memenuhi hidupmu dengan damai-Nya. Dalam nama Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus. Amin.

Doaku dan berkat untukmu semua, Sahabatku, dari Sahabat Setiamu

Romo John Subani, Pr.

3 komentar untuk “Berani Hidup dalam Kebenaran, Meski Tidak Dipahami”

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *