Ucapan Selamat Pagi
Selamat pagi, Sahabat Sabda dan Pena yang terkasih dalam Kristus. Semoga hari ini dipenuhi terang Roh Kudus, keberanian iman, dan sukacita yang tidak tergantung pada keadaan, tetapi berakar dalam salib dan kebangkitan Tuhan.
Kutipan Sabda:
Kutipan Sabda Hari Ini diambil dari Injil Lukas 9:21–25
“Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku. Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan menyelamatkannya.”
Tema Refleksi:
Tema Refleksi Hari ini Kamis 19 Februari 2026 adalah Berani Memikul Salib: Jalan Kehidupan Sejati
Sahabatku terkasih dalam Kristus, Sabda pagi ini terasa tegas, bahkan menantang. Yesus baru saja menyingkapkan bahwa Ia akan menderita, ditolak, dan wafat. Dan setelah itu, Ia berkata kepada para murid dan kepada kita bahwa jalan mengikuti-Nya bukanlah jalan kenyamanan, tetapi jalan salib. Dalam logika dunia, keselamatan berarti menjaga diri, menghindari risiko, mempertahankan kenyamanan. Tetapi dalam logika Kristus, keselamatan berarti keberanian untuk menyerahkan diri, mengasihi tanpa syarat, dan setia meski harus berkorban.
“Memikul salib setiap hari” bukan berarti mencari penderitaan. Itu berarti menerima konsekuensi iman dengan setia. Salib bisa berupa kesetiaan dalam panggilan ketika tidak dihargai, kesabaran dalam relasi yang terluka, kejujuran di tengah budaya kompromi, atau keteguhan hati ketika iman dipertanyakan.
Salib bukan simbol kekalahan. Salib adalah tanda cinta yang total.
Yesus tidak memanggul salib karena terpaksa. Ia memanggulnya karena cinta. Dan cinta itulah yang mengalahkan kematian. Sebagai imam, orang tua, mahasiswa, dosen, pelayan pastoral, atau siapa pun kita hari ini, pertanyaan Yesus tetap sama: Apakah engkau berani mengikuti Aku bukan hanya saat dipuji, tetapi juga saat harus berkorban? Barangsiapa kehilangan hidup karena Kristus artinya menyerahkan ego, gengsi, ambisi pribadi demi kebenaran dan kasih justru menemukan hidup yang lebih dalam dan kekal. Sahabatku terkasih, dunia menjanjikan kehidupan instan. Kristus menawarkan kehidupan sejati. Dan jalan menuju kehidupan sejati itu melewati salib… tetapi berakhir dalam kebangkitan.
Tugas Perutusan Hari Ini:
Hari ini, coba tanyakan pada diri sendiri: Salib apa yang sedang Tuhan percayakan kepadaku saat ini? Terimalah dengan iman. Jalani dengan kasih. Dan lakukan satu tindakan kecil pengorbanan hari ini demi kebaikan orang lain.
Doa:
Tuhan Yesus, Engkau tidak menyembunyikan harga dari mengikuti-Mu. Ajarkan aku untuk tidak takut pada salib, tidak lari dari pengorbanan, dan tidak mencari kemuliaan tanpa kesetiaan. Berikan aku hati yang berani, yang siap menyangkal diri demi cinta yang lebih besar. Sebab aku percaya, di balik setiap salib yang aku panggul bersama-Mu, tersembunyi kehidupan yang Kau janjikan.Amin.
Berkat Perutusan:
Semoga Allah Bapa yang penuh kasih, meneguhkan langkahmu dalam kesetiaan.
Semoga Yesus Kristus yang memikul salib, memberi engkau keberanian untuk mengasihi tanpa batas. Semoga Roh Kudus menguatkan hatimu dalam setiap perjuangan harian. Dalam nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Amin.
Doaku dan berkat untukmu semua, Sahabatku, dari Sahabatmu Romo John Subani, Pr
