Ucapan Selamat Hari Minggu
Selamat Hari Minggu untuk para Sahabat Sabda dan Pena yang terkasih dalam Kristus. Kiranya damai Tuhan memenuhi hati, keluarga, pelayanan, dan seluruh pekerjaan kita hari ini. Di tengah kesibukan hidup sebagai pengusaha, petani, pegawai, tukang, dosen, mahasiswa, orang tua, dan pelayan Gereja, Tuhan kembali mengundang kita naik ke “gunung” bersama-Nya. Hari ini Sabda Tuhan berbicara tentang panggilan, pengorbanan, dan kemuliaan.
Kutipan Sabda:
Sabda Tuhan Hari Ini diambil dari:
1.Kejadian 12:1–4a – Panggilan Abram: “Pergilah dari negerimu…”
2 Timoteus 1:8b–10 – Dipanggil untuk mengambil bagian dalam penderitaan karena Injil.
3. Matius 17:1–8 – Yesus dimuliakan di atas gunung.
Tema Refleksi:
Tema Refleksi hari ini minggu 01 Maret 2026 adalah “Naik ke Gunung untuk Berani Turun Membawa Terang”
Dalam bacaan pertama, Tuhan berkata kepada Abram: “Pergilah dari negerimu, dari sanak saudaramu, dari rumah bapamu…” Abram dipanggil untuk meninggalkan zona nyaman. Ia tidak tahu ke mana ia akan pergi. Ia hanya tahu satu hal: Tuhan yang memanggilnya setia. Sahabatku terkasih dalam Kristus, hidup iman selalu dimulai dari keberanian kita untuk melangkah. Tidak ada panggilan tanpa pengorbanan. Tidak ada berkat tanpa kepercayaan.
Dalam surat kepada Timoteus, Paulus menegaskan: “Janganlah malu bersaksi tentang Tuhan, tetapi ikutlah menderita karena Injil.” Iman bukan sekadar perasaan religius. Iman adalah komitmen. Kadang iman berarti tetap jujur di tengah godaan korupsi. Kadang iman berarti setia dalam keluarga meski badai datang. Kadang iman berarti tetap melayani walau tidak dihargai.
Lalu dalam Injil, Yesus membawa Petrus, Yakobus, dan Yohanes naik ke gunung. Di sana wajah-Nya berubah, bercahaya. Para murid melihat kemuliaan-Nya. Mengapa Yesus menunjukkan kemuliaan sebelum sengsara? Karena Ia tahu para murid akan menghadapi salib. Mereka perlu pengalaman kemuliaan supaya tidak putus asa ketika melihat penderitaan. Gunung Tabor bukan tempat tinggal permanen. Setelah kemuliaan, mereka harus turun kembali ke lembah.
Begitulah hidup kita. Ada saat doa terasa indah. Ada saat hati penuh damai. Ada saat kita merasa dekat dengan Tuhan. Tetapi setelah itu, kita harus turun: Turun ke Toko, Turun ke sawah, Turun ke kantor, Turun ke ruang kelas, Turun ke keluarga dengan segala pergumulannya. Kemuliaan bukan untuk dinikmati sendiri, tetapi untuk menguatkan kita agar sanggup menghadapi salib kehidupan.
Abram berangkat karena percaya. Paulus menderita karena setia. Para murid turun gunung karena taat. Dan kepada kita hari ini Tuhan berkata: “Inilah Anak-Ku yang Kukasihi…Dengarkanlah Dia.” Mendengarkan Yesus berarti: Mengikuti Dia walau tidak selalu mudah; Percaya pada rencana-Nya meski belum jelas. Tetap berharap ketika masa depan terasa gelap.
Tugas Perutusan Hari Ini:
Hari ini, tanyakan pada diri sendiri: “Apa zona nyaman yang Tuhan minta saya tinggalkan?” “Di bagian mana hidup saya Tuhan memanggil saya untuk naik lebih tinggi?” “Apakah saya berani turun kembali untuk melayani dengan kasih?” Mari jadikan pengalaman doa hari Minggu ini sebagai kekuatan untuk satu minggu ke depan.
Doa:
Tuhan Yesus yang mulia,
Engkau memanggil kami seperti Engkau memanggil Abram. Engkau menguatkan kami seperti Engkau menguatkan para rasul di gunung. Berilah kami iman yang berani melangkah, kesetiaan dalam penderitaan, dan hati yang selalu mendengarkan suara-Mu. Jangan biarkan kami tinggal dalam kenyamanan rohani, tetapi utuslah kami membawa terang-Mu ke dunia. Amin.
Selamat Hari Minggu, Sahabat terkasih.Naiklah bersama Tuhan dalam doa, dan turunlah dengan keberanian membawa terang-Nya.
Doaku dan berkat untukmu semua, dari Sahabat Setiamu yang selalu mendoakanmu.

Terima kasih Romo untuk renungan hari ini