Jangan Diam Saat Hatimu Sedang Memanggil Tuhan

UCAPAN SELAMAT PAGI & REFLEKSI SABDA

1. Ucapan Selamat Pagi

Selamat pagi, Sahabat Sabda dan Pena yang terkasih dalam Kristus.

Hari ini Tuhan kembali memberi kita napas kehidupan, meskipun mungkin hati kita masih menyimpan luka, kecewa, ketakutan, atau pergumulan yang belum selesai. Ada kalanya kita merasa seperti berjalan dalam gelap: tidak tahu harus melangkah ke mana, kehilangan harapan, bahkan merasa tidak diperhatikan oleh siapa pun.

Tetapi pagi ini Tuhan datang mendekati kita. Ia tidak menutup mata terhadap air mata dan jeritan hati kita. Bahkan ketika dunia menyuruh kita diam, Tuhan tetap mendengar suara orang yang berseru kepada-Nya dengan iman.

2. Kutipan Sabda

Kutipan Sabda hari ini diambil dari Injil Gospel of Mark 10:46–52.

“Yesus berkata kepadanya: ‘Pergilah, imanmu telah menyelamatkan engkau.”(Markus 10:52)

3. Tema Refleksi

Tema refleksi hari ini Kamis, 28 Mei 2026 adalah Jangan Diam Saat Hatimu Sedang Memanggil Tuhan

4. Refleksi

Sahabatku terkasih dalam Kristus,

Injil hari ini menceritakan tentang Bartimeus, seorang pengemis buta yang duduk di pinggir jalan. Ia miskin, tidak berdaya, dan mungkin dianggap tidak penting oleh banyak orang. Tetapi ketika ia mendengar bahwa Yesus lewat, ia mulai berteriak:  “Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku!” Orang-orang menyuruhnya diam. Mereka ingin membungkam suaranya. Tetapi Bartimeus justru semakin keras berseru kepada Tuhan.

Bukankah hidup kita kadang seperti itu? Saat kita terluka, kecewa, gagal, ditolak, atau merasa tidak berguna, ada banyak suara yang membuat kita ingin menyerah. Ada suara yang berkata: “Sudahlah… Tuhan tidak peduli.” “Kamu terlalu berdosa.” “Tidak ada harapan lagi.”

Tetapi Injil hari ini mengajarkan sesuatu yang sangat indah: Yesus berhenti untuk orang yang berseru kepada-Nya dengan iman. Bartimeus tidak punya jabatan, kekayaan, atau kekuatan. Ia hanya punya satu hal: iman yang berani berseru kepada Tuhan. Dan ketika Yesus memanggilnya, Bartimeus langsung meninggalkan jubahnya dan berlari kepada Yesus. Ia meninggalkan hidup lamanya untuk menerima hidup baru dari Tuhan.

Sahabatku terkasih, mungkin hari ini hatimu juga sedang “buta” karena luka, dosa, kecewa, kesepian, atau rasa putus asa. Tetapi jangan berhenti berseru kepada Tuhan. Jangan menyerah hanya karena dunia menyuruhmu diam. Karena Tuhan masih berhenti untuk mendengar jeritan hatimu. Pertanyaan Refleksi Apakah aku masih berani berseru kepada Tuhan di tengah luka dan pergumulanku? Ataukah aku sudah terlalu lelah dan memilih menyerah?

5. Tugas Perutusan Hari Ini

Hari ini, ambillah waktu sejenak untuk berbicara jujur kepada Tuhan tentang luka dan pergumulanmu. Jangan sembunyikan air matamu dari Tuhan. Berserulah kepada-Nya dengan iman seperti Bartimeus.

6. Doa

Tuhan Yesus, sering kali aku merasa lelah, kecewa, dan kehilangan harapan. Kadang aku merasa Engkau jauh dari hidupku. Tetapi pagi ini aku datang kepada-Mu seperti Bartimeus yang berseru meminta belas kasih-Mu. Bukalah mataku agar aku dapat melihat kasih dan penyertaan-Mu dalam hidupku. Jangan biarkan aku menyerah dalam perjalanan hidup ini. Amin.

7. Berkat Perutusan

Semoga Tuhan memberkati sahabatku sekalian: dalam nama Bapa, Putra, dan Roh Kudus. Amin.

Doaku dan berkat untukmu semua, Sahabatku, dari Sahabat Setiamu, Romo John Subani, Pr.

#SabdaHariIni

#RefleksiSabda

#InjilHariIni

#SahabatSabdadanPena

#Markus104652

#Bartimeus

#ImanYangMenyelamatkan

#Katolik

#RenunganKatolik

#PencerahanDariTimorUntukDunia

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *